Prosedur transplantasi organ dan/atau jaringan menandai pencapaian signifikan dalam perkembangan kedokteran dan dapat menjadi awal kehidupan baru bagi penderita penyakit kronis serta kegagalan organ. Layanan transplantasi yang mumpuni menunjukkan kemapanan sebuah negara tidak hanya dari segi medis, namun juga dari segi hukum, teknologi, ekonomi, infrastruktur, dan edukasi masyarakat. 


Sayangnya, hingga kini, layanan transplantasi di Indonesia masih menemui berbagai hambatan, baik dari segi kelengkapan maupun volume layanan. Padahal, kebutuhan transplantasi diantara hampir 275 juta masyarakat Indonesia sangatlah tinggi. Dari segi medis, transplantasi dapat secara signifikan meningkatkan produktivitas dan angka harapan hidup pasien. Selain itu, ditinjau dari segi ekonomi, transplantasi juga dapat mengurangi pengeluaran BPJS Kesehatan, terutama terkait dua pengeluaran terbesar BPJS kesehatan yaitu penyakit jantung dan gagal ginjal. Dari segi regulasi, transplantasi sudah diatur dalam UU Kesehatan No.17 tahun 2023 bagian 21 pasal 123-134 dan beberapa regulasi sebelumnya. Namun, masih harus dibuat peraturan turunan hingga pedoman teknis yang praktis dan tepat laksana.


Dengan mempertimbangkan pentingnya isu tersebut, Chevening Health Indonesia (CHI) sebagai bagian dari Chevening Alumni Association Indonesia (CAAI) melakukan kajian literatur dan diskusi ahli untuk menghasilkan rekomendasi yang diharapkan dapat bermanfaat untuk memperkuat sistem transplantasi organ dan/atau jaringan di Indonesia.


Secara garis besar, rekomendasi yang diajukan mencakup:

1. Rekomendasi institusional terkait dukungan kementerian kesehatan RI bagi Komite Transplantasi Nasional (KTN) 

2. Rekomendasi kebijakan terkait pembentukansistem informasi transplantasi 

3. Rekomendasi kebijakan terkait cakupantanggungan BPJS serta alokasi sumber dana alternatif untuk memenuhi kebutuhan medis dan non medis donor dan resipien transplantasi beserta keluarganya 

4. Rekomendasi terkait penggiatan edukasi masyarakat terkait transplantasi 


Untuk dapat membaca rekomendasi secara lebih detail dapat mengakses melalui “Rekomendasi Kebijakan - Membangun Komitmen Untuk Mewujudkan Layanan Transplantasi Nasional Indonesia